Pascasarjana UMI Resmi Meluncurkan Program Doktor Ilmu Akuntansi: Penguatan Kapasitas Riset dan Profesional Akuntansi Nasional
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis riset melalui peluncuran Program Doktor Ilmu Akuntansi Pascasarjana UMI. Program ini diperkenalkan secara resmi pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Phinisi Ballroom, Hotel Claro Makassar.
Launching program doktor tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan akademik UMI yang juga dirangkaikan dengan Peresmian The Tax Law Center UMI dan Seminar Nasional Hukum Pajak.
Langkah Strategis Memperkuat SDM Akuntansi dan Riset Nasional
Direktur Pascasarjana UMI, Prof. Laode Husain, menyampaikan bahwa peluncuran Program Doktor Ilmu Akuntansi merupakan tonggak penting dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang akuntansi, baik untuk kebutuhan akademik maupun praktisi.
“Program doktor ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan antara teori dan praktik dalam konteks situasi terkini. Pascasarjana UMI ingin melahirkan ilmuwan dan profesional akuntansi yang memiliki kemampuan riset mendalam, kritis, dan relevan dengan dinamika ekonomi modern,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Program Doktor Ilmu Akuntansi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung visi UMI menuju universitas berkelas dunia yang berkarakter Islam, melalui penguatan penelitian terapan dan kolaboratif.
Program Doktor yang Berorientasi Multidisiplin dan Responsif terhadap Tantangan Kebijakan Publik
Prof. Laode menilai bahwa tantangan di bidang akuntansi dan perpajakan saat ini semakin kompleks. Karena itu, pendidikan doktoral harus mampu membekali mahasiswa dengan perspektif multidisiplin.
“Riset akuntansi tidak dapat berdiri sendiri. Keterhubungan dengan kebijakan publik, tata kelola, hukum, ekonomi, serta perilaku organisasi sangat menentukan kualitas rekomendasi penelitian,” jelasnya.
Model pembelajaran di program ini akan menekankan pada penguatan metodologi riset, analisis kritis, dan kemampuan menghasilkan solusi berbasis bukti (evidence-based). Tujuannya, lulusan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kontribusi nyata terhadap praktik profesional dan pengembangan kebijakan.
Sinergi dengan The Tax Law Center UMI
Peluncuran Program Doktor Ilmu Akuntansi semakin relevan dengan peresmian The Tax Law Center UMI, yang berada di bawah Pascasarjana UMI. Kehadiran pusat kajian ini diyakini dapat menjadi laboratorium riset bagi mahasiswa doktoral.
Pusat kajian tersebut akan menyediakan data, ruang diskusi, dan kolaborasi dengan regulator, praktisi, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Ini menjadi ekosistem riset yang lengkap. Mahasiswa doktoral memiliki kesempatan besar untuk terlibat dalam penelitian aktual, khususnya dalam isu-isu kebijakan pajak, tata kelola, dan regulasi ekonomi,” tambah Prof. Laode.
Dihadiri Tokoh Nasional di Bidang Akuntansi dan Perpajakan
Peluncuran Program Doktor Ilmu Akuntansi turut diapresiasi oleh para tokoh nasional yang hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya:
Prof. Gunadih, MSJ, CA, CBA, Ketua Eksekutor Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia
Dr. Suherman Saleh, MSJ, Agr., CA, Ketua Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2)
Kehadiran para pakar tersebut menjadi simbol bahwa UMI telah memasuki jejaring akademik dan profesi yang lebih luas dalam pengembangan ilmu akuntansi dan perpajakan.
Komitmen UMI dalam Mencetak Doktor Akuntansi yang Kompeten dan Berintegritas
Dengan diluncurkannya Program Doktor Ilmu Akuntansi, Pascasarjana UMI menargetkan terbentuknya generasi ilmuwan akuntansi yang:
- Memiliki dasar metodologi riset yang kuat
- Mampu melakukan analisis kritis terhadap praktik akuntansi dan perpajakan
- Mampu memberikan rekomendasi strategis pada sektor publik dan privat
- Merintegritas dan menjunjung tinggi etika profesi
Program ini sekaligus mempertegas posisi UMI sebagai perguruan tinggi yang terus bertransformasi dan memperkaya ekosistem keilmuan di Indonesia Timur dan nasional.




